Jumat, 01 Maret 2013
Terjebak Nostalgia
kemarin sore tiba2 danar menelponku minta ketemuan
ini pertemuan pertama setelah lama kami berpisah
" mau ngapain sih nar , ketemu lagi ?" tanyaku
" pingin ngobrol aja die kan kita sudah lama gak ketemu " jawabnya
" mau dimana ketemu dan jam berapa nar ?"
" cafellius jam 20.00 malam ya die " pintanya
" ok,,,sampai ketemu besok nar " jawabku
akhirnya aku setujui ajakan danar kebetulan juga aku tidak ada acara malam ini
kebetulan cafellius juga tak terlalu jauh dari kantor dan rumahku
sudah jam 19.20 dan aku sudah sampai di cafellius 10 menit yang lalu
rasanya tak sabar menunggu danar datang............................
kenapa ya pikiranku hari ini tertuju pada danar semua
rasanya ketemu dia hari ini membuat hatiku gembira ada perasaan aneh
yang tiba-tiba datang mendera,setiap detik berlalu rasanya begitu lama
" woi melamunin siapa " tiba-tiba saja danar sudah berada dibelakangku
" astagfirullah ngagetin aku aja nar....."
" aku sudah 10 menit disini aku lihat kamu melamun dari tadi jadi aku duduk dipojokan"
" ihhhhhhhhhh jahat banget sih aku udah bete tau nunggu kamu "malu juga diperhatiin
" bete apa kangen........................................" ledeknya
" bete lah kan janjian jam 20.00 ini udah jam 20.30 " aku pura2 marah
" iya deh die maaf aku terlambat tadi macet banget " dia membala diri
mengenang masa lalu die ....disini dulu kita sering ketemu ngobrol diskusi curhat
aku seneng bisa kembali kekota ini die adem damai masih bersahabat
tidak seperti disana aku tak punya kawan semua seperti robot
kangen sama udaranya kangen sama masakan kangen sama kamu terutama die
hahahhahhahahha .................................................................
dia tertawa lebar seakan yang diucapkanya hanya candaanpadahal hatiku berdebar2
aku pura-pura sibuk dengan laptopku sengaja mengalihkan perhatian danar
agar tak melihat wajahku yang bersemu merah mendengar gurauannya
kutepis semua perasaan yang muncul dihatiku karena itu tak mungkin
dia sudah punya pasangan...meski aku tau hubungan dengan pasanganya tidak harmonis
aku tau semua itu dari dina sepupunya yang juga sahabatku
dia sering menceritakan padaku keadaan danar selama dia berada diluar negeri
kami berdua sama-sama terdiam dengan pikiran masing
sayup-sayup dari meja counter terdengar lagunya Raisa " Terjebak Nostalgia"
Telah lama ku tahu engkau
Punya rasa untukku
Kini saat dia tak kembali
Kau nyatakan cintamu
Namun aku takkan pernah bisa
Ku Takkan pernah merasa
Rasakan cinta yang kau beri
Ku terjebak di ruang nostalgia
Semua yang ku rasa kini
Tak berubah sejak dia pergi
Maafkanlah ku hanya ingin sendiri
Ku di sini
Namun aku takkan pernah bisa, ku
Ku Takkan pernah merasa
Rasakan cinta yang kau beri
Ku terjebak di ruang nostalgia
Semua yang ku rasa kini
Tak berubah sejak dia pergi
Maafkanlah ku hanya ingin sendiri
Ku di sini
sudah malam nar kita pulang yuks,besok aku harus kerja lagi
pintaku saat itu karena aku sudah tak sanggup berada lebih lama lagi di dekatnya
dia ingin mengantarku sampai rumah namun aku menolaknya
terima kasih danar untuk cerita malam ini .............................
sepanjang perjalanan pulang bayangan danar memenuhi pikiranku, danar masih saja sama seperti dulu meskipun ada sedikit yang berbeda,kau telah membuatku salah tingkah, tak dipungkiri rasa itu masih ada walau itu sudah tak mungkin, danar kenapa engkau tak mau pergi dari pikiranku, jangan biarkan aku terjebak dalam nostalgia ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar