Senin, 29 Desember 2014
Selasa, 23 Desember 2014
kamu aku dan cerita kita
aku bertemu denganmu disaat aku rapuh,saat aku butuh penyemangat
dengan sabar kamu dengarkan cerita ku
dari yang sedih sampai yang bahagia
awalnya aku lah yang banyak bicara banyak cerita semua hal aku cerita ke kamu
namun lama-lama kamulah yang mendominasi cerita kita
kamu dan aku itu sama seperti botol sama tutup
saling melengkapi aku keras kamu juga aku cuek kamu apa lagi :D
namun kita saling mengisi
bertahun-tahun kita bersahabat banyak hal kita lalui
sesekali aku pernah menyerah aku ingin berlalu darimu
namun selalu aku gagal untuk menjauh darimu
dirimu mengalihkan perhatianku :D
sampai suatu saat ada rasa yang lain di hatiku
mula-mula aku takut menyampaikan padamu
namun setahun menunggu aku beranikan diri ini
menyampaikan rasa yang terpendam
alih-alih dapat jawaban yang membuatku tersenyum dan berbunga
kamu justru malah cuek seolah tak terjadi apa-apa
aku sedih aku marah aku patah hati
namun sekali lagi aku tak bisa berpaling darimu
aku masih menempel padamu seperti surat dan perangko
malah semakin lengket
lalu bagaimana dengan perasaanku
tetep ada namun sudah berubah
bukan lagi mengharapkan bunga-bunga
bukan lagi mengharap kamu akan cinta aku
tapi lebih pada mempertahankan persahabatan
menjaga persaudaraaan kita
karena dari awal hanya itu yang kamu tawarkan padaku
dan aku paham.............
dan kini lima tahun sudah kita bersama
semoga persaudaraan kita tetap terjaga sampai nanti
dengan sabar kamu dengarkan cerita ku
dari yang sedih sampai yang bahagia
awalnya aku lah yang banyak bicara banyak cerita semua hal aku cerita ke kamu
namun lama-lama kamulah yang mendominasi cerita kita
kamu dan aku itu sama seperti botol sama tutup
saling melengkapi aku keras kamu juga aku cuek kamu apa lagi :D
namun kita saling mengisi
bertahun-tahun kita bersahabat banyak hal kita lalui
sesekali aku pernah menyerah aku ingin berlalu darimu
namun selalu aku gagal untuk menjauh darimu
dirimu mengalihkan perhatianku :D
sampai suatu saat ada rasa yang lain di hatiku
mula-mula aku takut menyampaikan padamu
namun setahun menunggu aku beranikan diri ini
menyampaikan rasa yang terpendam
alih-alih dapat jawaban yang membuatku tersenyum dan berbunga
kamu justru malah cuek seolah tak terjadi apa-apa
aku sedih aku marah aku patah hati
namun sekali lagi aku tak bisa berpaling darimu
aku masih menempel padamu seperti surat dan perangko
malah semakin lengket
lalu bagaimana dengan perasaanku
tetep ada namun sudah berubah
bukan lagi mengharapkan bunga-bunga
bukan lagi mengharap kamu akan cinta aku
tapi lebih pada mempertahankan persahabatan
menjaga persaudaraaan kita
karena dari awal hanya itu yang kamu tawarkan padaku
dan aku paham.............
dan kini lima tahun sudah kita bersama
semoga persaudaraan kita tetap terjaga sampai nanti
catatan akhir tahun
gak terasa tahun ini akan berakhir sebentar lagi
ada beberapa yang datang ada juga berapa yang pergi ditahun ini
dengan segala hal yang sudah aku lalui tahun ini rasanya ada beberapa hal yang belum aku selessaikan
tapi waktu tidak bisa di perpanjang
jika diibaratkan lotre maka tahun ini aku gagal atau kalah
ketika aku menemukan satu teman baru lagi tapi aku kehilangan dua sekaligus
sedih?
pasti!!!!
tapi semua kan harus tetap berjalan
ada beberapa yang datang ada juga berapa yang pergi ditahun ini
dengan segala hal yang sudah aku lalui tahun ini rasanya ada beberapa hal yang belum aku selessaikan
tapi waktu tidak bisa di perpanjang
jika diibaratkan lotre maka tahun ini aku gagal atau kalah
ketika aku menemukan satu teman baru lagi tapi aku kehilangan dua sekaligus
sedih?
pasti!!!!
tapi semua kan harus tetap berjalan
belum ada judul
Kado Akhir Tahun " Pacar Baru "
yang ini mungkin tidak akan berlanjut ceritanya :D :D :D
belum ada judul
mungkin jodoh itu seperti ketika aku mau naik angkot
berlama-lama menunggu
berebut dengan penumpang lain itu hal biasa
namun ketika sudah saatnya aku akan mendapatkan angkot tersebut
mendapat tempat duduk yang nyaman
dan akan mengantarku sampai ketempat tujuan
ini adalah kutipan tulisanku tahun 2012 lalu kenapa aku tulisakan lagi karena masih ada sambunganya
setelah sekian lama aku menunggu dihalte ini dengan segala hal yang aku lalui
suatu saat aku menemukan angkot tersebut
bagus bersih nyaman kah angkot tersebut aku belum tau
tapi aku ingin naik angkot tersebut dan merasakanya
setelah beberapa saat didalamnya ak bisa merasakan dan bisa menilai
aku berik nilai B untuk angkot tersebut dengan pak sopir tentunya
kenapa aku harus naik kenapa ak gak turun aja cari angkot yang lain
yang nilainya A menurutku # begitu setan jahat membujukiku#
tidak aku akan ikut serta dengan angkot ini sampai tujuanku dengan apa yang ada
meski belum nyaman menurutku tapi lambat laun pasti akan nyaman juga
aku naik dan aku ikuti pak sopir membawaku sampai nanti tujuanku
didalam hanya kami berdua sesekali aku lirik pak sopir
kami sibuk sendiri aku tidur aku memperhatikan jalanan dan merasakan bagaimana pak sopir
membawa angkotnya
sedang pak sopir sibuk dengan kemudinya hanya sesekali mengajaku ngobrol
begitu terus selama perjalanan
apakah aku bosan.....tidak
apakah pak sopir bosan .......mungkin iya...dengan membawa mobil dia perlu teman bicara
teman ngobrol supaya dia gak ngantuk tapi penumpangnya lebih banyak diam
gak salah jika pak sopir mencari kesibukan sendiri
entah sudah berapa lama kami berjalan dengan keadaan seperti itu
disuatu tempat ada seorang penumpang lain yang meyetop angkot tersebut
aku yang terjaga berharap pak sopir tidak menghentikan angkotnya dan terus melaju
aku mau hanya aku dan pak sopir itu sampai nanti ditempat tujuanku
tapi harapanku tak terkabul,kurasakan perlahan-lahan
angkot tersebut berhenti dan menaikan penumpang itu
meski pak sopir tau penumpang itu tidak searah denganku
ahhhhhhh sudahlah aku tak punya kuasa karena aku juga cuma penumpang
dalam perjalanan aku perhatikan pak sopir dan penumpang baru itu nampak
akrab bercanda dan ngobrol ngalor ngidu
sehingga mengusir rasa kantuk pak sopir
aku mulai dilanda gundah
bagaimana ini apakah pak sopir akan menurunkan aku dijalan atau penumpang itu
dalam hati aku selalu bertanya-tanya
#kenapa bukan kamu saja lalu kamu cari angkot yang lain#
begitu setan jahat dalam hatiku membujuku lagi tapi ak tak bergeming
karena aku masih yakin pak sopir akan mengantarku sampai tempat tujuanku
bersambung..................
https://www.youtube.com/watch?v=5lq7l_svrPo
Rabu, 22 Oktober 2014
ceritaku hari ini
wuahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
sebenernya malas banget mau bangun pagi ini ,rasanya mata masih lengket kayak dilem
gak rela banget untuk bangun pagi
tapi karena ada kerjaan yang harus saya selesaikan dengan malas aku bangun
langsung kekamar mandi,gak lupa sambil nyanyi.."bebek adus kali" # lagu wajib jaman dikampung#
beberapa ahri ini moodku emang kurang bagus sedikit saja ada yang menyenggolku
maka aku akan marah-marah "senggol bacok" kata preman di pasar klender :D :D D:
tadi malam tidur nya hampir tengah malam...keasyiakn nonton film haciko #aslinya sih nungguin telpon dari hantu# :D :D :D :D :D
selesai dandan dan beres-beres cap cus deh ke kantor
ternyata jalanan sudah merayap kaya semut lagi gondolin makanan
beberapa angkutan lewat penuh sesak sementara yang antri masih banyak bingittttt
kulirik jam hampir jam 08.00 tapi antrian masih mengular nunggu jemputan # angutan maksudnay#
aku malas ikut antrian panas banget (takut hitam nih) aku pilih duduk di depan toko yang kebetulan ada bangkunya lumayan adem #sambil ngeliatin orang-orang berebut angkot"
lima belas menit berlalu antrian sudah mulai sepi akhirnya aku turun kejalan pas turun angkot langsung datang
#kalo rejeki emang gak kemana :D :D :D#
langsung naik pilih tempat duduk paling pojok tempat paling nyaman bagiku
wessss angkot mulai melaju namun jalanan masih merayap pak sopir bingung cari jalan yang lengan
#mana ada pak jam kerja gini yang sepi ya udara,kl gak mau macet pake baling2 bambu saja pak#
gak mau ikut macet-macetan pak sopir punya ide lewat jalan tikus
dia akhirnya belok kemasuk jalan kecil ehhhh taunya jalanya malah diportal #rasain#
sepuluh menit lebih kami hanya putar-putar saja disitu karena emang pagi ini padat banget jalannan
semua penumpang mulai panik termasuk aku,takut kesiangan sampai kantor
tapi gak bisa berbuat apa-apa kalau turunpun pasti susah lagi dapat angkot
ya dinikmati aja deh
untung disampingku duduk cowok ganteng,,bersyukur juga sih dengan macet karena aku bisa berlama2
duduk disampingnya :D :D :D :D
kapan lagi ada kesempatan menikmati pemandangan indah....sesekali sengol2an :v :v :v
tiga puluh menit berlalu sampilah tempat tujuan.......#akhirnya#
pas mau turun si cowok berbisik " tumben gak tidur mbak"
ih ternyata selama ini ada cowok ganteng yang suka memperhatikan ku
sebenernya malas banget mau bangun pagi ini ,rasanya mata masih lengket kayak dilem
gak rela banget untuk bangun pagi
tapi karena ada kerjaan yang harus saya selesaikan dengan malas aku bangun
langsung kekamar mandi,gak lupa sambil nyanyi.."bebek adus kali" # lagu wajib jaman dikampung#
beberapa ahri ini moodku emang kurang bagus sedikit saja ada yang menyenggolku
maka aku akan marah-marah "senggol bacok" kata preman di pasar klender :D :D D:
tadi malam tidur nya hampir tengah malam...keasyiakn nonton film haciko #aslinya sih nungguin telpon dari hantu# :D :D :D :D :D
selesai dandan dan beres-beres cap cus deh ke kantor
ternyata jalanan sudah merayap kaya semut lagi gondolin makanan
beberapa angkutan lewat penuh sesak sementara yang antri masih banyak bingittttt
kulirik jam hampir jam 08.00 tapi antrian masih mengular nunggu jemputan # angutan maksudnay#
aku malas ikut antrian panas banget (takut hitam nih) aku pilih duduk di depan toko yang kebetulan ada bangkunya lumayan adem #sambil ngeliatin orang-orang berebut angkot"
lima belas menit berlalu antrian sudah mulai sepi akhirnya aku turun kejalan pas turun angkot langsung datang
#kalo rejeki emang gak kemana :D :D :D#
langsung naik pilih tempat duduk paling pojok tempat paling nyaman bagiku
wessss angkot mulai melaju namun jalanan masih merayap pak sopir bingung cari jalan yang lengan
#mana ada pak jam kerja gini yang sepi ya udara,kl gak mau macet pake baling2 bambu saja pak#
gak mau ikut macet-macetan pak sopir punya ide lewat jalan tikus
dia akhirnya belok kemasuk jalan kecil ehhhh taunya jalanya malah diportal #rasain#
sepuluh menit lebih kami hanya putar-putar saja disitu karena emang pagi ini padat banget jalannan
semua penumpang mulai panik termasuk aku,takut kesiangan sampai kantor
tapi gak bisa berbuat apa-apa kalau turunpun pasti susah lagi dapat angkot
ya dinikmati aja deh
untung disampingku duduk cowok ganteng,,bersyukur juga sih dengan macet karena aku bisa berlama2
duduk disampingnya :D :D :D :D
kapan lagi ada kesempatan menikmati pemandangan indah....sesekali sengol2an :v :v :v
tiga puluh menit berlalu sampilah tempat tujuan.......#akhirnya#
pas mau turun si cowok berbisik " tumben gak tidur mbak"
ih ternyata selama ini ada cowok ganteng yang suka memperhatikan ku
Kamis, 09 Oktober 2014
Galau Galau Galau
Aku kembali ke kafe itu kali ini aku memilih tempat duduk didepan bukan di belakang seperti biasanya
padahal bangku belakang adalah bangku favorit saya disitu saya bisa duduk berlama-lama
tanpa ada gangguan letaknya yang paling pojok sehingga tidak banyak orang dan pelayan yang
lalu lalang,sehingga aku bisa nyaman melamun atau sekedar memejamkan mata
malam ini perasaanku sedang tidak nyaman banyak hal mengganggu pikiranku
ingin kutumpahkan semua unek-unek dihatiku pada seseorang namun aku tak berani
memulainya.aku ingin curhat dengan teman yang lain namun aku tak lakukan
aku merasa sendiri merasa di lupakan merasa tak dihiraukan
sampailah saya dikafe ini sendiri...ya sendir seperti biasa..............
tapi malam ini aku gak mau mengeluh atas masalah-masalahku aku ingin mennikmati malam ini
dengan segala problema yang sedang aku rasakan
sedang asyik-asyiknya melamun aku dikejutkan oleh seseorang yang tiba-tiba duduk didepanku
"halooo boleh saya duduk disini" pintanya dengan sedikit selengean
aku melirik dari ujung mataku,pria tinggi cakep dan sedikit "nakal"
"silahkan" jawabku singkat sambil melanjutkan lamunanku yang buyar karena kedatanganya
pria sibuk sendiri dengan kopi dan makanan sesekali kudengar dia menyeruput kopinya dengan keras
seolah sengaja menggangguku supaya aku melihat dan mengajaknya ngobrol
namun aku lebih asyik dengan musik yang aku dengarkan dengan earphonku sambil melamun
sekali lagi dia berdehem mengagngguku " mbak awas ada kecoa" teriiaknya
aku yang memang takkut dengan kesoa lamgungs terbangun dari kursi dan loncat kedepan
pria didepanku tertawa terbahak merasa berhasil mengerjaiku sambil berkata " emang enak dicuekin"
aku memelototinya sambil cemberit namun dia malah tertawa jail sambil menarik tanganku
"aku denis ,kamu siapa nona manis" dengan lirikan matanya yang nakal
"dias" jawabku singkat sambil duduk
"lagi bete ya mbak pasti gara-gara cowok ya .." tebaknya sambil nyengir
"jangan sok tau deh" jawabku
" bukan sok tau mbak saya hanya menganalisa dari raut wajah mbak malam ini" dia mulai sok pintar
belagak sok jadi paranormal
" ya kira-kira begitu " jawabku lagi dengan sedikit senyuman tersungging dibibirku,
dia tidak memaksaku untuk menceritakan apa masalahku ,namun dengan semangat dia terus
bicara cerita apa saja yang akupun gak tau maksudnya apa
namun sedikit demi sedikit hati dan otaku yang panas mulai dingin dengan sesekali
menanggapi candaanya
dan pada akhirnya aku bisa tertawa lebar mendengar cerita tebakan dan gaya-gayanya
lalu dia dengan senang berkata" akhirnya si mbak bisa juga tertawa"
dalam hati aku berucap " terima kasi buatmu "
dan akhirnya aku lelah akupun pulang dengan senyuman
Note to my self
jangan pernah merasa menjadi orang yang paling menderita sedunia jika sedang ada masalah
padahal bangku belakang adalah bangku favorit saya disitu saya bisa duduk berlama-lama
tanpa ada gangguan letaknya yang paling pojok sehingga tidak banyak orang dan pelayan yang
lalu lalang,sehingga aku bisa nyaman melamun atau sekedar memejamkan mata
malam ini perasaanku sedang tidak nyaman banyak hal mengganggu pikiranku
ingin kutumpahkan semua unek-unek dihatiku pada seseorang namun aku tak berani
memulainya.aku ingin curhat dengan teman yang lain namun aku tak lakukan
aku merasa sendiri merasa di lupakan merasa tak dihiraukan
sampailah saya dikafe ini sendiri...ya sendir seperti biasa..............
tapi malam ini aku gak mau mengeluh atas masalah-masalahku aku ingin mennikmati malam ini
dengan segala problema yang sedang aku rasakan
sedang asyik-asyiknya melamun aku dikejutkan oleh seseorang yang tiba-tiba duduk didepanku
"halooo boleh saya duduk disini" pintanya dengan sedikit selengean
aku melirik dari ujung mataku,pria tinggi cakep dan sedikit "nakal"
"silahkan" jawabku singkat sambil melanjutkan lamunanku yang buyar karena kedatanganya
pria sibuk sendiri dengan kopi dan makanan sesekali kudengar dia menyeruput kopinya dengan keras
seolah sengaja menggangguku supaya aku melihat dan mengajaknya ngobrol
namun aku lebih asyik dengan musik yang aku dengarkan dengan earphonku sambil melamun
sekali lagi dia berdehem mengagngguku " mbak awas ada kecoa" teriiaknya
aku yang memang takkut dengan kesoa lamgungs terbangun dari kursi dan loncat kedepan
pria didepanku tertawa terbahak merasa berhasil mengerjaiku sambil berkata " emang enak dicuekin"
aku memelototinya sambil cemberit namun dia malah tertawa jail sambil menarik tanganku
"aku denis ,kamu siapa nona manis" dengan lirikan matanya yang nakal
"dias" jawabku singkat sambil duduk
"lagi bete ya mbak pasti gara-gara cowok ya .." tebaknya sambil nyengir
"jangan sok tau deh" jawabku
" bukan sok tau mbak saya hanya menganalisa dari raut wajah mbak malam ini" dia mulai sok pintar
belagak sok jadi paranormal
" ya kira-kira begitu " jawabku lagi dengan sedikit senyuman tersungging dibibirku,
dia tidak memaksaku untuk menceritakan apa masalahku ,namun dengan semangat dia terus
bicara cerita apa saja yang akupun gak tau maksudnya apa
namun sedikit demi sedikit hati dan otaku yang panas mulai dingin dengan sesekali
menanggapi candaanya
dan pada akhirnya aku bisa tertawa lebar mendengar cerita tebakan dan gaya-gayanya
lalu dia dengan senang berkata" akhirnya si mbak bisa juga tertawa"
dalam hati aku berucap " terima kasi buatmu "
dan akhirnya aku lelah akupun pulang dengan senyuman
Note to my self
jangan pernah merasa menjadi orang yang paling menderita sedunia jika sedang ada masalah
Membuang Kriteria Cowok Ideal
Suatu hari saya iseng membaca notes di FB saya tahun 2009.ada postingan yang private dan cerita tentang kriteria cowok yang saya suka.disitu tertulis kalau saya pingin cowok yang good looking smart courageous suka treveling gajinya minimal sama dengan saya punya rasa PD yang cukup tinggi good of sense of humor ambisius good with little kids bisa berteman dan bersahabat dengan teman saya setia dan masih banyak lagi
OMG!!!!!!!!!!!
saya saja hampir menoynor diri sendiri karena heran kok bisa-bisanya punya kriteria yang too good to be true :P pada masa tersebut saya terlalu sibuk dengan daftar tersebut hingga melupakan satu hal penting " apakah dia memperlakukan saya dengan baik?"
Sesaat setelah membuat kriteria pacar yang lyar biasa tadi,saya sempat dekat dengan cowok yang seperti kriteria diatas termasuk boyfriend material banget. pinter cakep suka traveling punya kerjaan bagus ,tapi dia memperlakukan saya dengan semena-mena.dia tahu banget kalau dirinya oke dan banyak perempuan yang mengidolakanya. hubungan kami putus begitu saja.
Punya standar atas pasangan itu penting tapi kita harus tetap menginngat kualitas non negoitable yang harus dimiliki.apakah dia menghormati kita?apakah dia baik pada kita dan orang-orang disekelilingnya?apakah dia orang yang mensyukuri apa yang dia punya?apakah dia menyukai hal-hal unik yang ada pada diri kita?apakah dia membuat diri kita tertawa bahagia?
Ujung-ujungnya kalau kata teman saya " hati menentukan type pasangan". ketika muncul intuisi dalam hati kita yang bilang dia adalah orang baik karena berhasil membuat kita tertawa,tersenyum dan nyaman
maka setidaknya dia pantas diberi kesempatan lebih
NB: dikutip dari majalah chic edisi 177 Editor Choice
Happy Nice Weekend All
Keep Smiling :)
OMG!!!!!!!!!!!
saya saja hampir menoynor diri sendiri karena heran kok bisa-bisanya punya kriteria yang too good to be true :P pada masa tersebut saya terlalu sibuk dengan daftar tersebut hingga melupakan satu hal penting " apakah dia memperlakukan saya dengan baik?"
Sesaat setelah membuat kriteria pacar yang lyar biasa tadi,saya sempat dekat dengan cowok yang seperti kriteria diatas termasuk boyfriend material banget. pinter cakep suka traveling punya kerjaan bagus ,tapi dia memperlakukan saya dengan semena-mena.dia tahu banget kalau dirinya oke dan banyak perempuan yang mengidolakanya. hubungan kami putus begitu saja.
Punya standar atas pasangan itu penting tapi kita harus tetap menginngat kualitas non negoitable yang harus dimiliki.apakah dia menghormati kita?apakah dia baik pada kita dan orang-orang disekelilingnya?apakah dia orang yang mensyukuri apa yang dia punya?apakah dia menyukai hal-hal unik yang ada pada diri kita?apakah dia membuat diri kita tertawa bahagia?
Ujung-ujungnya kalau kata teman saya " hati menentukan type pasangan". ketika muncul intuisi dalam hati kita yang bilang dia adalah orang baik karena berhasil membuat kita tertawa,tersenyum dan nyaman
maka setidaknya dia pantas diberi kesempatan lebih
NB: dikutip dari majalah chic edisi 177 Editor Choice
Happy Nice Weekend All
Keep Smiling :)
Langganan:
Postingan (Atom)