Minggu, 03 Maret 2013

Diujung Penantian



Malam ini aku akan bertemu lagi dengan danar ,pertemuan ke 3 setelah dia sampai disini
Sengaja aku mempersiapkan malam ini dengan spesial
Dia mengajaku makan malam romantis disebuah restoran yang masih dirahasiakan
Kupilih baju yang terbaik yang aku miliki kulengkapi dengan beberapa aksesoris
Perfect...............................gumamku didepan cermin sendiri
Ku dengar ada deru mobil masuk pekarangan rumahku,pasti danar pikirku

Dia memencet bel pintu rumahku  akupun buru-buru berlari membuka pintu
Surprise............. wow dia mengejutkan ku dengan setangkai mawar merah yang indah
Terima kasih .................jawabkusambil kucium wangi mawar yabg dia bawa
Taak berapa lama kami pun berangkat  kerestoran yang dipesan danar dan aku tidak tau dimana

Sepanjang perjalanan yang kami lalui danar namapak gembira sesekali dia tersenyum sendiri
Dan aku hanya mendengarkan lagu-lagu yang diputar diradio mobil danar
Perjalanan yang lancar hingga kami tiba ditempat tujuan
Sebuah restoran kebun yang romantis danar sudah memasan meja paling pojok
Dimeja sudah disediakn lilin-lilin dan mawar meerah lagi

Kami ngobrol sambil menunggu pesanan makanan kami datang
Aku juga sambil menikmati indahnya tempat ini sayup2  terdengar dentingan piano
Yang dimainkan agak jauh dari tempat duduk kami
Selesai kami menyantap hidangan kami danar mulai bicara serius padaku
Die....................................mau kah kau  memaafkan dan menerimaku kembali pintanya..

Aku terkejut dengan pernyataan danar barusan sungguh 
aku tak menyangka jika dia akan bicara seperti itu 
,aku diam sejenak an mengambil nafas untuk menenangkan debaran didadaku
Setelah tenang aku pun menjawab apa yangdanar tanyakan padaku
Dari dulu aku sudah memaafkanmu nar,tidak ada yang salah diantara kita
Tapi untuk menerimamu kembali aku tidaka bisa maaf...............................................
Saat ini memang aku masih sendiri nar tapi bukan berarti tidak ada yang mau padaku
Dan aku memperlihatkan cicin yang melingkar dijari manisku *)
Danar pun terdiam setelah aku selesai bicara aku tak kuasa menahan perasaaanku
Tiba-tiba ada aliran hangat membasahi pipiku
Namun aku lega sudah mengutarakan semua ,kulihat danar masih tertunduk dikursinya
Aku buru-buru menghapus airmataku dan berdiri  kujabat tangan danar untuk terakhir kali
Dan ku ucapkan terima kasih untuk makan malam yang indah ini

Ada maaf disetiap salah , namun rasa dalam dada sudah melewati kadaluarsa *)

aku dan danar berjalan keluar dari restoran itu dengan pikiran masing2




*) dikutip dari cerpen dimajalah chich edisi 135

PS : Baca Juga Cerita  * Seseorang Dari Masa Lalu
                                    * Terjebak Nostalgia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gado -Gado