Minggu, 03 Maret 2013

Akhirnya Ku Menemukanmu



Dhimas namanya..........................................................................................
Pinter baik ramah dan humoris............................
Aku mengenalnya satu setengah tahun lalu saat dimana 
aku masih dalam suasana “duka”
Setelah ditinggalkan olah danar
Pertemuan yang tak terduga ....................bisa jadi begitu

Kami bertemu pertama di metromini saat aku salah jalur  waktu pulang kerja
Aku melamun saat dihalte dan tak memperhatikan no metro
 ketika ada metro lewat didepanku aku langsung saja
 masuk kedalamnya dan duduk manis
Setelah beberapa saat si metro melaju aku baru tersadar kalau aku salah jalur
Metro yang aku tumpangi harusnya lurus mengikuti jalan namun ini kok belok kiri
Aku kebingungan sendiri  lalu kutanyapada  cowok
 disebelahku katanya metro ini menuju terminal R

Dan aku pun turun ditengah jalan tak lupa kuucapkan terima kasih pada cowok tadi
Ternyata kami berjodoh lagi
Beberapa waktu setelah pertemuan kami yang
 tak diduga itu kami bertemu kembali diangkot
Saat kami sama2 mau berangkat kerja dan memakai angkot yang sama
Dia ternyata masih mengingat wajahku ketika malam itu aku salah jurusan

Diapun menyapaku “gak salah jurusan lagi mbak”?
Aku tersenyum dengan candaanya ,diangkot yang ini kami satu jurusan
Sama2 menuju kekawasan K tempat kantor kami berdua kerja
Dan setelah ngobrol2 baru tahu kalau kami sebenarnya kerja digedung yang sama

Dari situ kami mulai akrab dan sering janjian untuk pulang dan pergi kerja
Semakin akrabnya kami diapun menunjukan sikap yang baik dan serius padaku
Hingga suatu siang dia mengajaku makan siang bareng di food court 
yang berada dilantaipaling atas gedung kantor kami
Dia bilang ada sesuat yang ingin dia bicarakan padaku
Kami makan siang sambil menikmati  alunan piano yang dimainkan mas2 pianis
Memang di food court tersebut setiap makan siang sekitar 2 jam selalu ada pianisnya

setelah selesai makan kami ngobrol2 sebentar dan diapun mengutarakan 
apa yang ingin dia sampaikan padaku
dia bilang  die maukah kamu jadi sahabat “dekat” ku
sahabat “dekat” maksudnya gimana mas
diapun menjabarakan apa arti sahabat “dekat” yang dia bilang tadi
aku tersenyum dan mengangguk tanda setuju dengan permintaanya

duh hatiku serasa berbunga2 saat itu dan jika dilukiskan mungkin akan seperti
dalam film2 kartun itu muncul gambar daun berwarna merah
jambu dari atas kepalaku saking bahagianya

dan aku pun melihat hal yang sama pada dhimas
kulihat dhimas  tersenyum riang, senyuman ringan tanpa beban


JJJJJ


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gado -Gado