Minggu, 24 Maret 2013

Pemuja Rahasia

Duduk sendiri dipojok cafe , tak dihiraukanya hilir mudik para pelayan itu
jemarinya sibuk menari-nari diatas keyboard
entah apa yang sedang ditulisnya mungkib merangaki cerita hidupnya
yang akan dibuatnya menjadi sebuah novel
raut wajahnya nampat bersinar dia sedang gembira pikirku

masih dengan kuncir kudanya tak berubah dari pertama kali aku bertemu
ramah enerjik cerdas dan cekatan
aku mengamatinya dari dua bulan lalu apa yang dia kerjakan
tinggal dimana dan semua aktifitasnya kutulis dengan rapi dalam buku agendaku

si kumcir kuda sudah mengalihkan semua kebiasaanku
setiap hari setiap jam bahkan setiap detik bayangan wajahnya
selalu memenuhi pikiranku
ada sesuatu yang aneh dalam hatiku ketika aku mengingatnya
ada keinginan untuk selalu melindungi dan menjaganya

setiap hari dia akan mengajar dipaud yang tak jauh dari rumahnya hingga siang hari
setelah itu dia akan pergi ke sebuah panti
bermain dengan anak-anak panti memberikan keceriaan disana
gadis kecil berambut ikal adalah yang paling dekat dengannya
setiap kali dia datang maka sianak akan selali menempel padanya
mendongeng menggambar dan  bernyanyi adalah hal yang dilakukan tiap hari dipanti itu

begitu sore menjelang dia akan pulang dan mampir ke cafellius
menghabiskan waktu disana hingga malam tiba
duduk didepan laptop sambil jarinya menari-nari lincah diatas keyboard
sesekali terdengan senandung kecil dari bibirnya mengikuti
alunan lagu yang diputar dari meja counter

ketika malam semakin beranjak dia akan pulang dengan sepedanya
tak lupa dia sapa seluruh pelayan caffe seolah dia adalah bagian dari caffe itu
dengan senyum sumringah dia meniggalkan caffe dan akan kembali dihari berikutnya
dan aku akan selalu menunggunya disini setiap saat





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gado -Gado