Minggu, 24 Februari 2013

Kita tak lagi muda

sudah tak pantas bertingkah layaknya anak kecil
mengajak bermain siang dan malam tanpa lelah
merengek minta dibelikan mainan
merebut permen lalu engkau jatuhkan
tidakkah engkau tau?
engkau telah membuatnya menangis
ingin dipungutnya tapi sudah kotor
bercampur debu, krikil bahkan kotoran!

kita bukan anak kecil lagi
memperolok, menghujat, mencaci,mencela, memfitnah, bertengkar
menghentikan senyum, canda bahkan tawa mereka
merubah wajah cerah jadi lesu dan muram tanpa masa depan

pernahkah engkau bertanya dengan dirimu sendiri?
siapa dirimu?
berapa umurmu?
berapa sisa umurmu?
apa yang telah kau perbuat selama ini?
tak lebih dari sebuah penghinaan terhadap dirimu sendiri

tak kau sadarikah kita semua akan mati
ya,,,,,mati!!!!!
membusuk digrogoti cacing tanah
apa yang akan kita bawa?
harta?
popularitas?
kebaikan? atau keburukan?
engkau pasti tau jawabannya
apa yang engkau cari?
apa yang engkau kejar?
kesenangan?
atau kepuasan?
tak lelahkah engkau dengan semua itu?

aku tau masa lalumu menyakitkan
lantas bukan berarti kamu berhak menyakiti orang lain
tak juga berarti kamu berhak melukai
mempermainkan tanpa rasa berdosa dan bersalah

kenapa bara dendam kian membara?
kenapa tak kau coba padamkan?
tak kau sadarikah sebenarnya bara itu kau yang menyulutnya
engkau pula yang bisa memadamkannya

tidak ada yang kebetulan didunia ini
yang ada adalah hasil dari tingkah lakumu selama ini
kenapa mesti marah?
seolah kamu tak salah
seolah kamu yang teraniayah
kenapa mesti menyalahkan orang lain?
seolah kamu yang paling baik

tingkahmu sangat menyedihkan hatiku
membuat aku menangis
berteriak hingga sesak dada ini
kenapa hatimu mengeras bagai batu?
mengering bagai tanah retak dimusim kemarau
angkuh!!!!!!
tidak hanya denganku tapi juga dengan Tuhanmu
sadarkah apa yang telah kau perbuat?
mengikis habis semua amal kebaikkanmu

taukah kamu?
sebenarnya engkau sedang memperolok dirimu sendiri
bagaimana orang menghargaimu, menghormatimu, menyayangimu, mengasihimu
sedang engkau sendiri tak mengenal siapa lawan dan siapa kawan
jika engkau mau membuka pintu masa depan dan menutup pintu masa lalu
ada banyak cinta, kasih, sayang, bahagia yang akan kau dapati
bukankah itu lebih indah dan menyenangkan?

kita tak lagi muda
akhiri saja semua ini
jangan lagi menabur angin
jika tak ingin menuai badai

kita tak lagi muda
jika engkau mengaku dewas
mari memberi contoh dan teladan bagi semua
berprilaku baik , berpikir positif tanpa prasangka layaknya orang dewasa
agar hidup ini menjadi indah dan penuh cinta
kasih terhadap sesama Rahmatan lilalaamiin



Note : ini adalah tulisan kawanku dan dia mengijinkanku untuk mempublisnya diblogku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gado -Gado