dihari libur seperti ini ketika gak ada kerjaan dan gak ada acara
paling aku kelayapan ke toko buku sampai bosan
setidaknya disana aku mendapatkan ketenangan tanpa gangguan dan bisa baca sepuasnya
'gak beli buku?" tanyamu
jika memang perlu saya akan membelinya tapi stock dirumah masih ada beberapa yang belum terbaca
jadi dariada mubadzir lebih baik aku tahan nafsuku untuk membeli buku itu
seperti sabtu malam ini aku yang seharian cuma guling-guling dikasur capek juga rasanya
kuputuskan pergi ketoko buku sekedar iseng baca dan nyari- nyari ide buat ngisi blog
kebetulan toko buku tersebut menawarkan buku murah dari harga sepuluh ribuan
lumayan lah untuk tanggal-tanggal tanggung kayak gini
nafsu belanjaku langsung meledak-ledak melihat banyak novel murah
memang bukan dari pengarang terkenal tapi OK lah buat iseng baca jika liburan
toko buku itu memang sepi dan jarang dikunjungi orang
tempatnya dipojokan dan kurang menarik karena remang-remang
tapi aku suka disitu tempat yang remang-remang cocok untuk bersembunyi
sedang syik membaca novel tiba-tiba disebelahku muncul cowok tinggi putih
berdiri agak jauh dariku kalau gak salah ditempat novel dan buku anak
kuamati dia dari sudut mataku agar tidak mencurigakan
hahhahhahahha aku memang suka kepo dengan orang
suka memperhatikan hal-hal kecil disekelilingku
terkadang orang merasa risih jika aku lihat
aku penasaran kenapa cowok ganteng itu tertarik masuk ketoko buku yang 'jelek"
dengan koleksi buku yang ala kadarnya tempat yang remang-remang
kupikir hanya orang aneh yang mau masuk kesini
seperti aku contohnya
namun ternyata buka dia cowok ganteng satu-satunya yang masuk toko buku tersebut
setelah dia tak nampak batang hidungnya
kulihat ada lagi cowok baju kotak - kotak berdiri disebelahku
kulirik lagi dari ujung mataku
ganteng keren dan cool dia lebih lama berdiri disana sambil membaca buku
kenapa aku bisa bilang itu karena ketika aku lelah berdiri
memilah milih novel dan akhirnya aku pulang
cowok ganteng tersebut masih berdiri dan sibuk membaca buku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar