mungkin jodoh itu seperti ketika aku mau naik angkot
berlama-lama menunggu
berebut dengan penumpang lain itu hal biasa
namun ketika sudah saatnya aku akan mendapatkan angkot tersebut
mendapat tempat duduk yang nyaman
dan akan mengantarku sampai ketempat tujuan
ini adalah kutipan tulisanku tahun 2012 lalu kenapa aku tulisakan lagi karena masih ada sambunganya
setelah sekian lama aku menunggu dihalte ini dengan segala hal yang aku lalui
suatu saat aku menemukan angkot tersebut
bagus bersih nyaman kah angkot tersebut aku belum tau
tapi aku ingin naik angkot tersebut dan merasakanya
setelah beberapa saat didalamnya ak bisa merasakan dan bisa menilai
aku berik nilai B untuk angkot tersebut dengan pak sopir tentunya
kenapa aku harus naik kenapa ak gak turun aja cari angkot yang lain
yang nilainya A menurutku # begitu setan jahat membujukiku#
tidak aku akan ikut serta dengan angkot ini sampai tujuanku dengan apa yang ada
meski belum nyaman menurutku tapi lambat laun pasti akan nyaman juga
aku naik dan aku ikuti pak sopir membawaku sampai nanti tujuanku
didalam hanya kami berdua sesekali aku lirik pak sopir
kami sibuk sendiri aku tidur aku memperhatikan jalanan dan merasakan bagaimana pak sopir
membawa angkotnya
sedang pak sopir sibuk dengan kemudinya hanya sesekali mengajaku ngobrol
begitu terus selama perjalanan
apakah aku bosan.....tidak
apakah pak sopir bosan .......mungkin iya...dengan membawa mobil dia perlu teman bicara
teman ngobrol supaya dia gak ngantuk tapi penumpangnya lebih banyak diam
gak salah jika pak sopir mencari kesibukan sendiri
entah sudah berapa lama kami berjalan dengan keadaan seperti itu
disuatu tempat ada seorang penumpang lain yang meyetop angkot tersebut
aku yang terjaga berharap pak sopir tidak menghentikan angkotnya dan terus melaju
aku mau hanya aku dan pak sopir itu sampai nanti ditempat tujuanku
tapi harapanku tak terkabul,kurasakan perlahan-lahan
angkot tersebut berhenti dan menaikan penumpang itu
meski pak sopir tau penumpang itu tidak searah denganku
ahhhhhhh sudahlah aku tak punya kuasa karena aku juga cuma penumpang
dalam perjalanan aku perhatikan pak sopir dan penumpang baru itu nampak
akrab bercanda dan ngobrol ngalor ngidu
sehingga mengusir rasa kantuk pak sopir
aku mulai dilanda gundah
bagaimana ini apakah pak sopir akan menurunkan aku dijalan atau penumpang itu
dalam hati aku selalu bertanya-tanya
#kenapa bukan kamu saja lalu kamu cari angkot yang lain#
begitu setan jahat dalam hatiku membujuku lagi tapi ak tak bergeming
karena aku masih yakin pak sopir akan mengantarku sampai tempat tujuanku
bersambung..................
https://www.youtube.com/watch?v=5lq7l_svrPo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar