Senin, 08 April 2013

Bad Day

kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
bunyi jam wekerku pagi itu tak menggoyahkan tidurku
aku merasa masih lelah dan capek jadi tak kupedulikan bunyi jam weker itu
setelah bunyi yang ketiga kalinya barulah aku beranjak bergegas ke kamar mandi
selesai mandi dan berdandan aku lihat baju yang akan kupakai pagi itu masih kusut
lalu dengan tergesa aku menyetikanya terlebih dahulu

setelah selesai semua aku masih saja bermalas-malasan karena pagi itu matahari
nampak malu menampakan wajahnya dari dalam rumahkupun terlihat masih gelap
jam menunjukan pukul 6.30 aku bergegas menuju halte untuk berangkat kerja
namun hari ini bukan hari keberuntunganku tadinya aku berharap aku akan segera
mendapatkan angkot setibanya di halte namun tebakanku salah ak harus menunggu sekitar
10 menit barukah siangkot muncul dan sudah penuh
kira-kira sepuluh menitan aku sudah keluar dari komplek rumahku namun ada perasaan aneh
yang menghantuiku terus-terusan.apakah setrika tadi pagi sudah aku cabut atau belum

didalam perjalanan pikiranku terbagi dua 60% menyatakan kalau sudah aku cabut
dan 40% aku merasa kurang yakin namun aku tidak segera turun dari angkot dan pulang
aku tetap duduk manis karena saat itu jalanan sungguh macet kalaupun aku turun maka
aku akan lama lagi mendapat angkot pulang begitu pikirku

setelah hampir separoh perjalanan dengan angkot yang hanya merayap seperti kura-kura
kekantorku aku puruskan untuk turun dari angkot
pikirku daripada keteledoranku menyengsarakan warga satu komplek lebih baik aku
susah sedikit dan pulang lagi untuk memastikan keadaan rumahku

dan setelah turun aku segera memanggil angkot untuk kembali pulang
dan perjalanan pun masih macet seperti saat aku berangkat tadi
30 menit kemudian aku sudah sampai dirumah dan lega rasanya karena apa yang
aku khawatirkan tidak terjadi,ternyata setrikaan itu sudah rapi ditempatnya

setelah beberapa saat istirahat akupun kembali siap-siap untuk berangkat lagi kekantor
namun kali ini aku mengambil jalur yang berbeda dengan jalur yang tadi
berharap akan lancar dan cepat sampai dikantor
namun kali ini pun keberuntungan masih belum berpihak padaku
setalah 15 menita aku menunggu metromini barulah aku bisa mendapatkannya
itupun aku harus berdiri karena sudah penuhu dari awal
dan macet masih menghantui perjalananku yang kedua ini

hari itu benar-benar membuat badanku capek dan pegal karena harus bolak balik naik angkot







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gado -Gado