Kamis, 26 Desember 2013

Diujung Desember


Tut.tut tut telepon yang anda tuju sedang sibuk cobalah beberapa saat lagi

entah sudah berapa kali aku menelponya dan selalu saja sambunganya dialihkan
terakhir aku hanya mengirimkan sms padanya "aku pulang"
tak lebih hanya itu

pertengkaran kami seminggu yang lalu masih membekas diingatanku
gak biasanya dia semarah itu padaku
imbasnya sampai sekarang dia tak bisa dihubungi hilang tak berbekas

sekarang aku disini distasiun kereta berharap dia datang mengatarku
tapi lagi-lagi harapanku sia-sia
tiga puluh menut lagi keretaku berangkat dia tak kunjung datang

aku sudah duduk di kursi kereta meski 15 menit lagi kereta baru akan berangkat
pagi ini dingin kurasa sisa hujan tadi malam masih membekas di jendela kerata
kutuliskan namamu dikaca jendela itu

tiba-tiba gubrakkkkkkkkk1!!!!!!!!!!!!

seseorang mengagetkanku cowok tinggi atletis rambut gondorng cenger cengir didepanku
"maaf maaf maaf"  sambil bertingkah aneh dia meminta maaf padaku
aku yang memang dari pagi sudah kehilangan mood hanya tersenyum membalsanya

"12D" dia berbicara sendiri sambil mencari tempat duduk sesuai dengan no kursi ditiketnya
"akhirnya ketemu juga" ucapnya nampak senang
"geser sedikit dong mbak " dengan pedenya dia langsung duduk disebelahku setelah selesai
membereskan barang-barangnya
"ah akhirnya" terdengar desah nafasnya yang ngos-ngosan mungkin dia berlari-lari
takut ketingggaln kereta.....

"saya pras mbak" sambil mengulurkan tangan dia mengajaku kenalan
dengan malas kuulurkan tanganku tanpa menjawabnya
"saya prass" dia mengulangi lagi namanya sambil terus menggenggam tanganku lebih keras
"awwww sakit tau" jeritku ketinka tangannya semakin keras menjabatku
"namamu siapa" ucapnya ketus sambil memelototiku,"bisu ya" katanya
"dias" jawabku dengan suntuk.......sambil segera melepas genggaman tannganya yang mulai kendor

"nama yang cantik sayang orangnya jutek" dia nyengir mengucapkan itu karena
aku memelototinya lagi dia malah terbahak-bahak

sepanjang perjalanan tak henti-hentinya dia bertanya dan bercerita
aku yang tadinya malas-malasan karena bad mood akhirnya luluh juga dengan tingkah kocaknya

perjalalan jadi tak terasa setengah perjalanan sudah kami lalui
dicirebon kereta berhenti.
tanganya kasar menarik tanganku mengajaku turun dari kereta
"turun lurusin kakimu supaya gak pegal" begitu ajaknya
akupun turun mengikuti langkahnya sampai dibawah kami berjalan-jalan
sambil melihat orang-orang yang lalu lalang berjualan

seperempat jam kemudian kereta kembali melaju ke jogja
mungkin karena capek cas cis cus dari tadi prass alhirnya tertidur
aku lihat sekilas dia nampak pulas.kupandangi wajahnya kira-kira usianya
3/4 tahun dibawahku.rambutnya gondrong dikuncir hidungnya sedikit macung
kulitnya hitan tapi bersih pakaianya gak necis tapi rapi dan nampak cool

aku jadi tersenyum sendiri ketika sibuk memperhatikanya
lama-lama akupun tertidur juga.............................................



entah berapa jam kami sama-sama tertidur,tiba-tiba kami terlonjak karena mendengar
suara mesin yang keras dan juga pengumuman.ternyata kereta sudah sampai di tugu

buru-buru kami bereskan barang bawana kami dengan tergesa kami turus
sampai dipintu stasiun dia menjabat tanganku
"kita pasti akan berjumpa lagi die" ucapnya
akupun tersenyum membalas..............................................sampai jumpa


kulanjutkan perjalananku menuju kampungku ...........................................................






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gado -Gado